Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Sunday, September 25, 2016

Agama Dalam Konteks Penulis


Assalamu`alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

Bismillahirrohmanirrohim.

Segala puji bagi ALLAH SWT pencipta segala yang ada di bumi dan di luar bumi.

Puji Yukur selalu terlimpahkan kepada Rasulullah SAW yang diberi mandat untuk memberi syafaat kepada ummatnya.

Pertama kami sampaikan terima kasih kepada Guru besar kami Al-maghfurlah Al-Kiyahi As-syakh Al-Ustadz K.H. Abdul Moehaimin Tamam, Ustadz Jazuli, Ustadz Abdul Faqih, Ustadz Aang Khunaifi, dan Ustadz-ustadz lain yang telah mengajarkan kami ilmu pengetahuan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Kata "agama" berasal dari bahasa Sanskerta, āgama yang berarti "tradisi". Kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti "mengikat kembali". Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan.

Menurut filolog Max Müller, akar kata bahasa Inggris "religion", yang dalam bahasa Latin religio, awalnya digunakan untuk yang berarti hanya "takut akan Tuhan atau dewa-dewa, merenungkan hati-hati tentang hal-hal ilahi, kesalehan" ( kemudian selanjutnya Cicero menurunkan menjadi berarti " ketekunan " ). Max Müller menandai banyak budaya lain di seluruh dunia, termasuk Mesir, Persia, dan India, sebagai bagian yang memiliki struktur kekuasaan yang sama pada saat ini dalam sejarah. Apa yang disebut agama kuno hari ini, mereka akan hanya disebut sebagai "hukum".

Banyak bahasa memiliki kata-kata yang dapat diterjemahkan sebagai "agama", tetapi mereka mungkin menggunakannya dalam cara yang sangat berbeda, dan beberapa tidak memiliki kata untuk mengungkapkan agama sama sekali. Sebagai contoh, dharma kata Sanskerta, kadang-kadang diterjemahkan sebagai "agama", juga berarti hukum. Di seluruh Asia Selatan klasik, studi hukum terdiri dari konsep-konsep seperti penebusan dosa melalui kesalehan dan upacara serta tradisi praktis. Medieval Jepang pada awalnya memiliki serikat serupa antara "hukum kekaisaran" dan universal atau "hukum Buddha", tetapi ini kemudian menjadi sumber independen dari kekuasaan.

Tidak ada setara yang tepat dari "agama" dalam bahasa Ibrani, dan Yudaisme tidak membedakan secara jelas antara, identitas keagamaan nasional, ras, atau etnis. Salah satu konsep pusat adalah "halakha" , kadang-kadang diterjemahkan sebagai "hukum" ",yang memandu praktik keagamaan dan keyakinan dan banyak aspek kehidupan sehari-hari.

Penggunaan istilah-istilah lain, seperti ketaatan kepada Allah atau Islam yang juga didasarkan pada sejarah tertentu dan kosakata.

Sedang menurut penulis sendiri, agama adalah sebuah keyakinan yang didasarkan kepada kepercayaan terhadap ALLAH SWT yaitu Tuhan yang menciptakan manusia pertama, yaitu Adam, AS., Malaikat, Jin, Makhluk-makhluk lain dan tempat tinggal bagi masing-masing makhluk.

Tidak ada agama yang paling benar di dunia ini, karena agama dalam konteks penulis adalah islam. Jadi agama yang benar di dunia adalah Islam. Sebuah ajaran yang mengajak kepada peninggalan keburukan dan perlakuan terhadap segala kebaikan. Dimana perbedaan adalah sebuah wujud kasih sayang Tuhan kepada Makhluknya ataupun dari makhluk satu kepada mahkluk lain tanpa melepaskan diri dari bentuk, warna, tempat. Selama semua diarahkan kepada ALLAH SWT dengan ajaran yang disampaikan oleh Utusannya, maka itu benar.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Agama#cite_note-2